Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

MERANCANG PROGRAM TAHUNAN DAN PROGRAM SEMESTER

Program adalah unsur pertama yang harus ada demi terciptanya suatu kegiatan. Program merupakan kata, ekspresi, atau pernyataan yang memuat asas serta usaha yang dirancang dalam susunan dan rangkaian yang menjadi satu kesatuan prosedur, kumpulan instruksi tertulis atau suatu bagian yang executable berupa urutan langkah, untuk menyelesaikan suatu masalah. Dalam arti lain, ia merupakan rancangan mengenai asas serta usaha dalam suatu bidang yang akan dijalankan secara harmonis dan terpadu dalam mencapai suatu sasaran. Dengan demikian, suatu program pembelajaran adalah mencakup seluruh kegiatan pembelajaran yang berada di bawah unit administrasi yang sama, atau sasaran-sasaran yang saling bergantung dan saling melengkapi, yang semuanya harus dilaksanakan secara integratif, sistemik, dan sistematis. 



Program sering dikaitkan dengan perencanaan, persiapan, dan desain atau rancangan. Desain dalam perspektif pembelajaran adalah rencana pembelajaran. Rencana pembelajaran disebut juga dengan program pembelajaran. Untuk mewujudkan program pembelajaran secara integratif, sistemik, dan sistematis sekolah membuat dua tahapan, yakni program tahunan (prota) dan program semester (prosem). Prota (program tahunan) dan promes (program semester) merupakan administrasi pembelajaran yang menjadi dasar bagi susunan administrasi pembelajaran lainnya. Prota adalah susunan alokasi waktu pembelajaran selama satu tahun untuk mencapai standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang diharapkan. 

Beberapa fungsi Prota adalah: 

  1. Mengorganisir pembelajaran agar bisa berjalan secara optimal; 
  2. menjadi pedoman untuk menyusun promes; 
  3. menjadi pedoman dalam menyususn kalender pendidikan; 
  4. Digunakan sebagai acuan untuk mengoptimalkan penggunaan waktu efektif pembelajaran yang tersedia. 

Fungsi promes adalah: 

  1. mempermudah tugas guru saat mengadakan pembelajaran selama satu semester; 
  2. Mampu mengarahkan kegiatan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah deprogram; 
  3. Menjadi pola dasar untuk mengatur tugas dan wewenang setiap pihak yang ikut serta dalam pembelajaran; 
  4. Menjadi pedoman guru dan dalam bekerja dan belajar; 
  5. Menjadi tolok ukur efektivitas pada proses pembelajaran; 
  6. Menjadi bahan untuk menyusun data, sehingga terbentuk keseimbangan kerja; 
  7. Mampu menghemat waktu, tenaga, biaya, dan alat penunjang karena pembelajaran bisa berlangsung secara efektif dan efisien.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengembangkan program tahunan adalah: 

  1. Menelaah kalender pendidikan, dan ciri khas sekolah/madrasah berdasarkan kebutuhan tingkat satuan pendidikan. 
  2. Menandai hari-hari libur, permulaan tahun pelajaran, minggu efektif, belajar, waktu pembelajaran efektif (per minggu). Hari-hari libur meliputi: 
    • Jeda tengah semester 
    • Jeda antar semester
    • Libur akhir tahun pelajara 
    • Hari libur keagaman 
    • Hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional 
    • Hari libur khusus
  3.  Menghitung jumlah minggu efektif setiap bulan dan semester dalam satu tahun dan memasukkan dalam format matrik yang tersedia
  4. Medistribusikan alokasi waktu yang disediakan untuk suatu mata pelajaran, pada setiap KD dan topik bahasannya pada minggu efektif, sesuai ruang lingkup cakupan materi, tingkat kesulitan dan pentingnya materi tersebut, serta mempertimbangkan waktu untuk ulangan serta review materi. Berikut ini format penyusunan program tahunan;
Format Program Tahunan 
Satuan Pendidikan : ………………………………… 
Mata Pelajaran : ………………………………… 
Jumlah Minggu Efektif : ………………………………… 
Jumlah Jam / Minggu : ………………………………… 
Kelas / Semester : ………………………………… 
Tahun Pelajaran : ………………………………… 
Kompetensi Inti : …………………………………


Langkah-langkah perancangan program semester adalah: 

  1. Menghitung jumlah Hari Belajar Efektif (HBE) dan Jam Belajar Efektif (JBE) setiap bulan dan semester dalam satu tahun. 
  2. Mendistribusikan alokasi waktu yang disediakan untuk suatu KD serta mempertimbangkan waktu untuk ulangan serta review materi. Target yang harus dicapai pada pemahaman KD adalah: 
    • Materi pokok yang sesuai dengan kompetensi dasar yang bersesuaian 
    • Tingkat kedalaman materi yang dibahas pada kompetensi inti dan kompetensi dasar yang bersesuaian 
    • Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk membuat siswa kompeten terhadap kompetensi dasar yang bersangkutan 
  3. Guru selanjutnya menentukan alokasi waktu dari setiap KD, yakni: 
    • Alokasi waktu dirinci untuk setiap Kompetensi Dasar. 
    • Alokasi waktu pembelajaran untuk setiap KD tergantung pada kompleksitas KD, keluasan KD, strategi/metode pembelajaran, alat, bahan, dan sumber belajar yang tersedia. Lebih detailnya dapat dilihat pada video

Post a Comment for "MERANCANG PROGRAM TAHUNAN DAN PROGRAM SEMESTER"